Tak banyak pemain Indonesia yang mendapat pujian dari media luar negeri sebelum sebuah turnamen dimulai. Namun Marselino Ferdinan berhasil mencuri perhatian, bahkan dari salah satu media terbesar di Singapura.


Dalam ulasan jelang Piala AFF 2026, The Straits Times memasukkan Marselino ke dalam daftar lima pemain muda yang paling layak diwaspadai sepanjang turnamen.


Bukan tanpa alasan.

Meski baru berusia 21 tahun, Marselino sudah memiliki pengalaman yang jarang dimiliki pemain seusianya. Ia telah mencatatkan puluhan penampilan bersama Timnas Indonesia dan menjadi salah satu wajah utama generasi baru Garuda.


Media Singapura itu juga mengingatkan publik pada pencapaian Marselino di Piala AFF 2022. Saat itu, ia sukses menyabet penghargaan Pemain Muda Terbaik, sebuah prestasi yang membuat namanya mulai dikenal di kawasan Asia Tenggara.


Tak hanya itu, aksi Marselino saat mencetak dua gol ke gawang Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia juga kembali disorot sebagai bukti kualitasnya di level internasional.


Menurut The Straits Times, kekuatan terbesar Marselino bukan hanya soal teknik atau kreativitasnya. Kemampuannya bermain di berbagai posisi membuatnya menjadi senjata yang sangat berharga bagi Timnas Indonesia.


Ia bisa dimainkan sebagai gelandang serang, penyerang sayap, bahkan penyerang kedua sesuai kebutuhan tim. Namun media tersebut juga tidak menutup mata terhadap perjalanan karier Marselino dalam dua tahun terakhir.


Sejak memutuskan berkarier di Eropa, perkembangan Marselino memang tidak berjalan semulus yang diharapkan. Minimnya kesempatan bermain di Belgia, Inggris, hingga masa peminjaman di Slovakia membuat namanya perlahan mulai tenggelam.


Inilah yang membuat Piala AFF 2026 dianggap sebagai momen yang sangat penting. Turnamen ini bukan hanya soal membawa Indonesia mengejar trofi yang selama ini belum pernah diraih, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Marselino untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak disebut sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia.


Jika mampu tampil konsisten dan membawa Garuda melangkah jauh, bukan tidak mungkin karier klubnya kembali mendapat perhatian dari tim-tim Eropa.


Apalagi di bawah asuhan John Herdman, Marselino diprediksi tetap menjadi salah satu pemain kunci di lini serang Indonesia. Kreativitas, keberanian membawa bola, serta kemampuannya menciptakan peluang akan sangat dibutuhkan Garuda sepanjang turnamen.


Menariknya, Marselino bukan satu-satunya pemain muda yang masuk radar The Straits Times. Media tersebut juga menyoroti Nguyen Dinh Bac dari Vietnam, Sandro Reyes dari Filipina, Yotsakorn Burapha dari Thailand, dan Ubaidullah Shamsul dari Malaysia sebagai pemain-pemain muda yang patut diwaspadai.


Namun bagi publik Indonesia, sorotan terhadap Marselino terasa jauh lebih spesial. Di tengah berbagai kritik yang sempat mengiringi kariernya di Eropa, pengakuan dari media luar menjadi bukti bahwa kualitas Marselino belum pernah benar-benar hilang. Kini semua kembali bergantung pada dirinya.


Piala AFF 2026 bisa menjadi sekadar turnamen biasa, atau justru menjadi panggung yang menghidupkan kembali karier Marselino Ferdinan. Jika ia mampu kembali bersinar seperti empat tahun lalu, bukan hanya Indonesia yang akan diuntungkan, tetapi masa depannya di level klub juga bisa ikut berubah.