Manchester United masih terus berburu pemain untuk memperkuat lini tengah. Setelah mengincar beberapa nama besar, kini perhatian Setan Merah sempat tertuju kepada salah satu talenta terbaik Prancis, Warren Zaire-Emery.


Sayangnya, harapan itu tampaknya harus dikubur lebih cepat.


Paris Saint-Germain dikabarkan telah menutup rapat pintu keluar bagi gelandang berusia 20 tahun tersebut. Klub juara Liga Champions itu menegaskan bahwa Zaire-Emery tidak masuk daftar jual dan tetap menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Luis Enrique.


Kabar ini tentu menjadi pukulan bagi Manchester United yang disebut masih ingin mendatangkan satu gelandang baru sebelum bursa transfer ditutup.


Menurut laporan TeamTalk, pihak perantara sempat menawarkan peluang transfer Zaire-Emery kepada beberapa klub elite Premier League untuk melihat respons pasar jika situasinya berubah.


Hasilnya bisa dibilang luar biasa.


Manchester United, Arsenal, Chelsea, Liverpool, hingga Manchester City sama-sama menunjukkan ketertarikan kepada pemain muda Timnas Prancis tersebut. Hal ini membuktikan bahwa Zaire-Emery memang sudah masuk kategori pemain yang diperebutkan klub-klub terbesar Eropa.


Bahkan pakar transfer Fabrizio Romano menyebut nama Zaire-Emery sebagai salah satu target impian Manchester United pada musim panas ini.


Namun ketertarikan saja ternyata tidak cukup.


PSG langsung memberi sinyal tegas kepada semua pihak bahwa negosiasi tidak perlu dilanjutkan. Klub asal Paris itu tidak memiliki niat sedikit pun untuk melepas pemain yang mereka anggap sebagai wajah masa depan tim.


Keputusan tersebut sebenarnya tidak terlalu mengejutkan.


Musim lalu, Zaire-Emery kembali menunjukkan kualitasnya dengan tampil lebih dari 50 pertandingan di semua kompetisi. Di bawah asuhan Luis Enrique, ia menjadi salah satu pemain yang paling dipercaya, baik sebagai gelandang maupun ketika dimainkan di posisi bek kanan.


Di usianya yang masih sangat muda, ia sudah menjadi pemain reguler di salah satu klub terbaik Eropa sekaligus masuk skuad Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026.


Sulit membayangkan PSG rela melepas aset sebesar itu.


Apalagi kontraknya masih berlaku hingga 2029, dengan opsi perpanjangan satu tahun yang masih dimiliki klub. Bahkan, manajemen PSG dikabarkan sudah mulai membuka pembicaraan mengenai kontrak baru sebagai bentuk penghargaan atas perkembangan pesat sang pemain.


Yang membuat peluang transfer semakin mustahil adalah sikap Zaire-Emery sendiri.


Berbeda dengan banyak pemain muda yang tergoda pindah ke Premier League, gelandang kelahiran Paris tersebut justru merasa nyaman bertahan di Parc des Princes. Hingga saat ini, ia disebut tidak pernah meminta untuk dijual maupun mencari jalan keluar dari klub.


Artinya, keinginan pemain dan klub berjalan searah.


Manchester United memang membutuhkan tambahan kualitas di lini tengah. Tetapi mengejar pemain yang sama sekali tidak ingin pindah hanya akan membuang waktu di bursa transfer yang semakin mendekati penutupan.


Untuk saat ini, satu hal sudah sangat jelas. Warren Zaire-Emery tetap menjadi masa depan PSG, dan Manchester United harus mulai mengalihkan perhatian ke target lain jika ingin memperkuat skuad musim ini.