Kalau dulu Kamboja sering dianggap sebagai tim pelengkap di Asia Tenggara, sekarang situasinya mulai berubah. Mereka terus memperkuat skuad dengan pemain-pemain naturalisasi, dan kini giliran Iago Bento Fernandes yang resmi bergabung dengan Timnas Kamboja.
Kabar ini tentu menjadi perhatian bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, Kamboja akan menjadi lawan pertama Garuda di Grup A Piala AFF 2026. Kehadiran Bento bisa menjadi senjata baru yang membuat pertandingan pembuka nanti jauh lebih menantang daripada yang diperkirakan banyak orang.
Federasi Sepak Bola Kamboja (FFC) akhirnya mengonfirmasi pemanggilan Bento setelah berminggu-minggu diterpa berbagai spekulasi. Penyerang berusia 27 tahun itu pun resmi mencatat sejarah sebagai pemain asal Brasil pertama yang memperkuat Timnas Kamboja.
Bagi Bento, kesempatan ini bukan sekadar panggilan tim nasional. Ini adalah mimpi masa kecil yang akhirnya menjadi kenyataan.
Melalui unggahan emosional di media sosialnya, Bento mengaku sempat menyerah untuk bisa membela sebuah tim nasional. Ia merasa impian tersebut sudah mustahil tercapai sebelum akhirnya mendapat kabar yang mengubah hidupnya.
Kini, motivasi itu kembali hadir. Bento berjanji akan memberikan seluruh kemampuannya demi membawa Kamboja meraih prestasi yang lebih tinggi di level internasional.
Perjalanan Bento di sepak bola Kamboja memang tidak instan. Ia pertama kali datang pada 2021 bersama Angkor Tiger sebelum melanjutkan karier di Svay Rieng dan akhirnya bergabung dengan Boeung Ket pada pertengahan 2024.
Lima musim berturut-turut bermain di kompetisi domestik membuatnya memenuhi syarat untuk memperoleh kewarganegaraan Kamboja sesuai regulasi yang berlaku. Aturan tersebut memperbolehkan pemain asing yang telah menetap dan bermain selama lima tahun untuk membela tim nasional.
Dengan bergabungnya Bento, Kamboja kini memiliki 10 pemain naturalisasi dalam skuadnya. Sebagian besar berasal dari berbagai negara seperti Jepang, Pantai Gading, Kolombia, Uzbekistan, Afrika Selatan, Kamerun, hingga kini Brasil.
Langkah ini menunjukkan bahwa Kamboja benar-benar serius meningkatkan kualitas tim nasional mereka. Negara yang dulu jarang diperhitungkan kini mulai membangun skuad dengan pengalaman internasional yang lebih beragam.
Meski secara kualitas Indonesia masih lebih diunggulkan, Garuda jelas tidak boleh memandang sebelah mata lawan pertamanya. Dalam turnamen seperti Piala AFF, laga pembuka sering kali menjadi penentu kepercayaan diri sebuah tim untuk melangkah lebih jauh.
Apalagi Bento datang dengan modal sebagai striker yang sudah memahami karakter sepak bola Kamboja setelah bertahun-tahun bermain di liga domestik. Adaptasi bukan lagi masalah baginya.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026 di Stadion Pakansari, Bogor. Pertandingan tersebut akan menjadi langkah pertama skuad John Herdman dalam perjalanan memburu gelar Piala AFF 2026.
Satu hal yang pasti, Indonesia memang masih menjadi favorit. Namun dengan hadirnya Iago Bento Fernandes, Kamboja kini punya senjata baru yang bisa saja membuat kejutan jika Garuda lengah.
Komentar