Jelang kick-off Piala AFF 2026, satu pertanyaan masih terus menghantui para pendukung Timnas Indonesia: akankah Justin Hubner akhirnya bergabung?


Hingga kini, jawabannya masih belum pasti.


Bek berusia 22 tahun itu dikabarkan belum mendapat izin dari klubnya, Fortuna Sittard, untuk meninggalkan Belanda dan bergabung dengan skuad Garuda. Situasi ini tentu menjadi perhatian, mengingat Hubner merupakan salah satu bek andalan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.


Namun, di tengah berbagai spekulasi yang beredar, John Herdman justru menunjukkan sikap yang tenang. Pelatih Timnas Indonesia itu menegaskan dirinya menghormati keputusan Fortuna Sittard yang masih membutuhkan Hubner untuk menjalani persiapan menyambut musim baru Eredivisie.


Menurut laporan media Belanda, De Limburger, klub memang memilih mempertahankan Hubner karena kompetisi domestik akan segera dimulai pada awal Agustus.


Bagi Herdman, keputusan tersebut adalah bagian dari profesionalisme yang harus dihargai.

"Jika nantinya Justin tersedia untuk bergabung, tentu ia akan menjadi pemain yang sangat penting bagi kami. Namun jika klubnya tidak memberikan izin, kami harus menghormati keputusan tersebut," ujar Herdman.


Meski kehilangan salah satu bek terbaiknya tentu bukan kabar ideal, Herdman memastikan kondisi itu sama sekali tidak mengganggu persiapan Timnas Indonesia.


Ia menilai Garuda masih memiliki cukup banyak pilihan di sektor pertahanan.


Indonesia memang datang ke Piala AFF 2026 dengan kedalaman skuad yang lebih baik dibanding beberapa tahun terakhir. Beberapa pemain mampu bermain di posisi bek tengah dan siap mengisi peran apabila Hubner benar-benar absen.


Herdman bahkan mengungkapkan masih ada sejumlah pemain lain yang berpeluang memperkuat lini belakang apabila situasi memungkinkan.


Hal tersebut membuatnya tetap optimistis menghadapi turnamen.


Kepercayaan diri Herdman juga didukung performa positif tim selama pemusatan latihan. Indonesia baru saja menutup training camp di Bali dengan kemenangan meyakinkan dalam laga uji coba, menjadi modal penting sebelum memulai perjuangan di Grup A.


Kini fokus Garuda sepenuhnya tertuju pada pertandingan pembuka melawan Kamboja di Stadion Pakansari.


Bagi Herdman, terlalu lama memikirkan pemain yang belum bisa bergabung hanya akan mengganggu konsentrasi tim.


Ia lebih memilih memaksimalkan kualitas para pemain yang sudah tersedia dan memastikan mereka siap tampil sejak menit pertama.


Memang, kehadiran Justin Hubner akan memberikan tambahan kualitas dan pengalaman di lini belakang. Namun sepak bola selalu menuntut sebuah tim untuk siap menghadapi berbagai situasi, termasuk ketika harus bermain tanpa salah satu pemain terbaiknya.


Itulah yang kini sedang dilakukan Timnas Indonesia.


Dengan atau tanpa Hubner, target Garuda tetap sama: mengawali Piala AFF 2026 dengan kemenangan dan membangun momentum menuju impian meraih gelar juara yang sudah lama dinantikan.


Kini keputusan ada di tangan Fortuna Sittard. Sementara itu, John Herdman memilih fokus pada satu hal yang bisa ia kendalikan—mempersiapkan Timnas Indonesia agar siap bertarung dengan siapa pun yang tersedia di dalam skuad.