Cristiano Ronaldo ternyata belum selesai membangun Al Nassr.


Setelah sukses mengantar klub meraih gelar Liga Pro Saudi, CR7 kini disebut mulai memikirkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar mencetak gol. Ia ingin ikut membentuk arah masa depan klub.


Menurut sejumlah laporan, Ronaldo mendorong Al Nassr agar memiliki kendali penuh dalam urusan transfer pemain tanpa terlalu bergantung pada campur tangan pihak luar.


Sekilas terdengar seperti urusan internal klub. Namun jika benar terjadi, perubahan ini bisa menjadi titik balik bagi Al Nassr dalam membangun proyek jangka panjang yang lebih stabil dan kompetitif.


Laporan 365Scores Arabic menyebut Ronaldo menginginkan seluruh keputusan terkait perekrutan pemain berada di bawah kendali penuh departemen sepak bola Al Nassr. Dengan sistem seperti itu, klub diyakini bisa bergerak lebih cepat di bursa transfer sekaligus menyusun skuad sesuai kebutuhan pelatih dan visi jangka panjang.


Banyak yang menilai usulan tersebut menunjukkan ambisi Ronaldo belum berubah. Meski sudah berusia 41 tahun, ia masih ingin bermain di tim yang mampu bersaing memperebutkan trofi, bukan sekadar menjadi kumpulan pemain bintang.


Dan jika berbicara soal target transfer, satu nama kembali muncul ke permukaan.

Bruno Fernandes.

Kapten Manchester United itu kembali disebut menjadi prioritas utama Al Nassr pada bursa transfer musim panas ini.


Menurut laporan yang sama, sebelum mengajukan tawaran resmi, Al Nassr akan lebih dulu mempelajari tuntutan finansial Bruno Fernandes. Jika negosiasi berlanjut, klub harus menyiapkan paket yang mampu memenuhi ekspektasi sang gelandang, baik dari sisi proyek olahraga maupun nilai kontrak.


Di sinilah peran Ronaldo dipercaya menjadi faktor penting. Hubungan dekat keduanya di Timnas Portugal diyakini bisa menjadi senjata Al Nassr untuk membujuk Bruno meninggalkan Eropa dan memulai petualangan baru di Arab Saudi.


Meski begitu, hingga saat ini belum ada indikasi bahwa Bruno Fernandes benar-benar ingin meninggalkan Manchester United. Karena itu, upaya kali ini disebut sebagai salah satu kesempatan terbaik Al Nassr untuk mencoba meyakinkannya.


Di sisi lain, kabar baik juga datang dari aspek administratif klub. Media Arab Saudi Al-Riyadiyah melaporkan Al Nassr telah memperoleh sertifikat efisiensi keuangan yang menjadi syarat utama untuk mendaftarkan pemain baru pada bursa transfer musim panas.


Artinya, jalan menuju perekrutan pemain anyar kini semakin terbuka. Meski masih ada beberapa proses persetujuan yang harus diselesaikan, sertifikat tersebut memungkinkan Al Nassr melanjutkan negosiasi dengan sejumlah target transfer.


Laporan itu juga menyebut kondisi keuangan klub berada dalam posisi yang sehat. Al Nassr dikabarkan tidak memiliki kewajiban finansial yang jatuh tempo kepada otoritas olahraga Arab Saudi maupun Liga Pro Saudi.


Selain itu, klub juga telah memperoleh akses terhadap program pendanaan liga yang dapat digunakan untuk mendatangkan pemain-pemain internasional. Semua perkembangan ini mengarah pada satu kesimpulan. Al Nassr tampaknya belum selesai belanja.


Dengan Ronaldo yang ingin memiliki pengaruh lebih besar dalam arah pembangunan klub, ditambah kondisi finansial yang dinilai semakin stabil, musim panas ini bisa menjadi salah satu periode transfer paling sibuk dalam sejarah Al Nassr.


Pertanyaannya sekarang tinggal satu. Apakah Cristiano Ronaldo akhirnya berhasil meyakinkan Bruno Fernandes untuk meninggalkan Old Trafford dan bergabung dengannya di Riyadh, atau sang kapten Manchester United akan tetap memilih bertahan di panggung sepak bola Eropa?