Persaingan masuk skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 benar-benar tidak mengenal kompromi. Dari puluhan nama yang dipanggil John Herdman, hanya pemain yang benar-benar siap secara fisik, taktik, dan administrasi yang berhak mengamankan tempat di daftar akhir.
Namun menariknya, tidak semua pemain yang gagal masuk tersingkir karena kalah bersaing di lapangan. Ada faktor cedera hingga persoalan izin klub yang akhirnya memaksa beberapa nama harus mengubur impian tampil bersama Skuad Garuda.
Seleksi Ketat Dimulai dari 50 Pemain
John Herdman memulai persiapan Piala AFF 2026 dengan memanggil 50 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali. Selama beberapa pekan, seluruh pemain menjalani latihan intensif sekaligus proses evaluasi untuk menentukan siapa yang paling sesuai dengan kebutuhan tim.
Seiring berjalannya waktu, daftar tersebut mulai mengerucut. Setelah tahap awal seleksi, tersisa 47 pemain yang terus dipantau sebelum akhirnya dipilih menjadi skuad utama berisi 26 pemain.
Bagi Herdman, proses ini bukan sekadar mencari pemain terbaik, tetapi juga membangun tim yang mampu menjalankan filosofi permainan yang ingin diterapkannya.
Tiga Pemain Harus Tersingkir Lebih Awal
Pada tahap awal seleksi, tiga pemain dipastikan tidak dapat melanjutkan perjuangan bersama Timnas Indonesia.
Mauro Zijlstra dan Yakob Sayuri harus dicoret karena mengalami cedera yang membuat keduanya tidak berada dalam kondisi terbaik menjelang turnamen.
Sementara itu, Luke Vickery gagal bergabung bukan karena faktor teknis, melainkan lantaran klubnya tidak memberikan izin untuk mengikuti Piala AFF 2026.
Situasi tersebut membuat proses seleksi berlanjut dengan 47 pemain yang masih memperebutkan tempat di skuad final.
Herdman Pilih Kedalaman Skuad
Berbeda dengan rencana awal yang sempat mengarah pada 23 pemain, John Herdman akhirnya memilih membawa 26 pemain ke Piala AFF 2026.
Keputusan itu diambil agar Timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad yang lebih baik sepanjang turnamen. Dengan jadwal pertandingan yang padat, rotasi pemain dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga performa tim tetap konsisten.
Selain itu, tambahan pemain juga memberi fleksibilitas apabila terjadi cedera atau kondisi tak terduga selama kompetisi berlangsung.
Pemain Mulai Paham Filosofi Herdman
John Herdman mengaku puas dengan perkembangan yang ditunjukkan para pemain selama menjalani pemusatan latihan di Bali.
Menurut pelatih asal Inggris tersebut, para pemain kini semakin memahami sistem permainan yang ingin diterapkannya. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa ia semakin yakin dengan komposisi skuad yang dipilih untuk menghadapi Piala AFF 2026.
Kini, fokus Timnas Indonesia sepenuhnya tertuju pada laga pembuka. Dengan 26 pemain terbaik yang telah dipersiapkan, Herdman berharap Skuad Garuda mampu memulai perjalanan di Piala AFF 2026 dengan hasil positif dan membuktikan bahwa proses seleksi panjang yang dijalani selama ini memang menghasilkan tim yang siap bersaing.
Komentar