Setiap Piala Dunia selalu melahirkan sosok favorit baru. Ada yang dielu-elukan karena mencetak banyak gol, ada pula yang viral karena aksi kontroversial. Namun di Piala Dunia 2026, Erling Haaland berhasil mencuri hati publik dengan cara yang berbeda.
Ya, striker Norwegia itu memang tampil luar biasa dengan torehan tujuh gol dalam enam pertandingan. Tetapi kalau hanya soal mencetak gol, Haaland bukan satu-satunya. Yang membuatnya begitu dicintai adalah sikapnya di luar lapangan yang terasa sangat manusiawi.
Di mana pun Norwegia bermain, nama Haaland selalu menggema di stadion. Bahkan muncul lagu khusus bertema Haaland yang dinyanyikan ribuan suporter sepanjang turnamen. Sosok "Viking" dengan rambut panjang dan postur hampir dua meter itu sukses menjadi ikon baru Piala Dunia 2026.
Namun menariknya, popularitas Haaland bukan dibangun dari pencitraan.
Di balik wajah garangnya di lapangan, Haaland justru dikenal sebagai sosok yang santai dan sering membuat penggemarnya tertawa. Ia aktif membalas pertanyaan fans di Snapchat, tidak ragu menggunakan filter lucu seperti Shrek, bahkan sering mengunggah momen-momen kocak tanpa memikirkan citra sebagai superstar.
Mungkin itulah yang membuat banyak orang merasa dekat dengannya.
Haaland juga terkenal sangat jujur setiap berbicara kepada media. Ia tidak pernah menjual mimpi kosong.
Sebelum Piala Dunia dimulai, ia bahkan mengatakan peluang Norwegia menjadi juara hanya sekitar 0,5 persen. Menjelang laga melawan Inggris, ia kembali merendahkan peluang timnya.
Lucunya, setiap kali Haaland mengatakan Norwegia tidak diunggulkan, mereka justru mampu membuat kejutan. Saat menghadapi Brasil misalnya, ia mencetak dua gol hanya dalam waktu 11 menit dan membawa negaranya lolos ke babak berikutnya.
Kejujuran itulah yang membuat banyak penggemar semakin menghormatinya.
Di luar itu, Haaland juga memiliki sisi unik yang jarang diketahui publik. Ia membawa satu gulung penuh ikat rambut ke Piala Dunia agar warnanya selalu cocok dengan seragam yang dikenakan.
Tak hanya itu, ia juga membawa beberapa tas mewah Hermes Birkin ke Amerika Serikat. Salah seorang suporter Norwegia bahkan bercanda menyebut Haaland sebagai "binatang buas sekaligus diva" karena sangat peduli dengan penampilannya.
Kombinasi itulah yang membuat karakternya terasa berbeda.
Di lapangan, Haaland bisa menjadi monster yang membuat bek lawan ketakutan. Tetapi beberapa menit kemudian, ia bisa tertawa lepas saat berduel dengan Jude Bellingham atau bercanda dengan para suporter.
Sikap tersebut juga terlihat dari filosofi hidup yang pernah ia bagikan melalui kanal YouTube pribadinya.
Menurut Haaland, hidup tidak seharusnya dijalani dengan terlalu serius.
Baginya, apa pun yang terjadi, seseorang harus tetap bisa tertawa dan menikmati setiap momen. Filosofi sederhana itu benar-benar ia praktikkan sepanjang Piala Dunia.
Meski perjalanan Norwegia harus terhenti di perempat final usai kalah dramatis dari Inggris, Haaland tetap pulang sebagai salah satu bintang terbesar turnamen.
Popularitasnya bahkan melonjak luar biasa. Dalam waktu kurang dari sepekan, akun Instagram-nya bertambah jutaan pengikut hingga menembus angka 60 juta followers, melampaui jumlah pengikut akun resmi Manchester City.
Bagi banyak orang, Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa menjadi superstar tidak harus selalu terlihat sempurna.
Erling Haaland menunjukkan bahwa seorang pemain bisa tetap kompetitif, haus gol, dan menakutkan di atas lapangan, tetapi tetap menjadi pribadi yang santai, jujur, dan tidak takut menertawakan dirinya sendiri.
Mungkin itulah alasan sebenarnya mengapa Haaland bukan hanya dihormati sebagai striker kelas dunia, tetapi juga menjadi salah satu pemain yang paling dicintai sepanjang Piala Dunia 2026.
Komentar